Hutan Indonesia
Data hutan terbuka, transparansi total.
TunasKecil percaya transparansi adalah fondasi kepercayaan. Data hutan publik, sertifikat dapat diverifikasi siapa saja, dan database spesies pohon Indonesia gratis untuk diakses.
Data Publik
Akses data hutan tanpa biaya
Tiga alat publik untuk semua pihak — peneliti, jurnalis, NGO, atau warga biasa yang peduli lingkungan.
Peta Transparansi
Peta interaktif menampilkan lokasi pohon yang dikelola di platform — kepemilikan, spesies, dan status verifikasi.
Lihat PetaVerifikasi Sertifikat
Setiap pohon memiliki sertifikat digital dengan QR code. Cek keaslian sertifikat pohon dari pemberi karbon offset.
Verifikasi QRStatistik Hutan
Data publik tentang tingkat verifikasi, sebaran spesies, dan total karbon yang diserap di platform TunasKecil.
Lihat StatistikDatabase Spesies
15+ spesies pohon Indonesia
Database lengkap koefisien serapan CO₂ per spesies, mengikuti standar IPCC Tier 1 dan riset Chave et al. 2014 untuk pantropical allometric.
| Spesies | Serapan CO₂ |
|---|---|
| Trembesi | 28.5 kg/thn |
| Bambu | 35 kg/thn |
| Mangrove | 22 kg/thn |
| Sengon | 18 kg/thn |
| Jati | 16 kg/thn |
| Meranti | 32 kg/thn |
| Gaharu | 12 kg/thn |
| Ulin | 20 kg/thn |
Serapan CO₂ untuk pohon dewasa. Data lengkap (diameter, tinggi, biomassa) tersedia di dashboard organisasi.
Ekosistem Hutan
Tiga fokus restorasi
TunasKecil fokus di tiga ekosistem yang paling kritis untuk Indonesia.
Pesisir
Mangrove
Restorasi pesisir Indonesia — pulau-pulau kecil hingga delta sungai. Mangrove menyerap karbon biru hingga 4× lebih banyak dari hutan tropis.
Pulau-pulau besar
Hutan Tropis
Meranti, Gaharu, Jati, Ulin — spesies endemik Indonesia. Reboisasi lahan kritis di Kalimantan, Sumatera, dan Sulawesi.
Jawa & sekitarnya
Agroforestri
Pohon produktif di lahan petani — Sengon, Trembesi, Bambu. Pendapatan tambahan dari kayu dan carbon credit.
Ingin akses data lebih dalam?
Buat akun gratis untuk akses API peta hutan, export CSV statistik, dan integrasi dengan sistem internal Anda.
Daftar Gratis